بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

selama menunaikan ibadah puasa

selama menunaikan ibadah puasa

Rabu, 12 Februari 2014

Lab 24. Nstreme MikrotikOS.

Nstreme ini adalah salah satu fitur dari mikrotik,
yang memungkinkan untuk meningkatkan performasi link, terutama untuk link jarak jauh,
jadi, bila menggunakan mikrotik dengan jarak yang jauh, mending pakek Nstreme aja.
gini caranya. misal topologi.

untuk mengaktifkan NStreme terdapat pada menu  wirelees> interface wlan1>tab nstreme.
perhatikan gambar di atas.
setting pada sisi router AP.
setting pada sisi AP memungkinkan pengaturan frame policy dan frame limits untuk mendapatkan hasil terbaik.
kita enable kan nstreme nya.


sekarang pada sisi router station
pada sisi station hanya terdapat pengaturan enable nstreme saja, frame policy dan frame limits mengikuti AP.

dan apabila sudah terkoneksi, cobalah tes bandwidth, dengan nstreme dan tanpa nstreme aturlah nilai freme limit pada sisi AP agar mendapatkan hasil maksimal.


  • selain nstreme ada juga Nstreme dual.
nah, Nstreme dual ini, memanfaatkan keunggulan nstreme (poling based) namun namun menggunakan dua interface sekaligus, yaitu 1sebagai TX dan satu lagi sebagai RX, seperti gambar di bawah ini.

untuk menjalankan nstreme dual routerboard ini harus mempunyai minimal 2 intreface wireless.
caranya pertama tama add interface nstreme dual, mode wireless wlan 1 dan wlan 2 harus di ubah menjadi nstreme-dual-slave.

kemudian untuk konfigurasi frekuensi dan band tidak lagi di atur oleh interface fisik, melainkan diatur oleh interface nstreme dual.


Selasa, 11 Februari 2014

Lab 23. Cara membuat Virtual Acces Point (Mikrotik).

bagaimana seh,,virtual access point itu..
membuat virtual access point, gimana caranya...?
virtual access point, itu kita membuat lagi access point (AP) dalam AP, jadi seakan kita bisa membuat banya AP hanya dengan 1 perangkat saja.
virtual AP akan jadi anaknya dari AP yang asli/ wlan (interface asli), dan dapat di setting dengan nama SSID yang yang berbeda , namun tetap menggunakan frekuensi dan band yang sama dengan wlan induk/wlan yang asli.
Virtual AP itu sifat nya sama dengan AP nya, yaitu :
Dapat di koneksikan dengan station /client.
Dapat di fungsikan sebagai DHCP server.
Dapat di fungsikan sebagai hotspot.
kalo mau coba, buatlah virtual AP sebanyak banyaknya pada router dan nama SSID yang berbeda untuk masing masing virtual AP.
kita bisa lihat di menu wireless.
kita buat virtual AP yang banyak.

dan ketika kita scan di router satunya akan tampak virtual AP yang kita buat.
pada gambar di atas terlihat bahwa semua virtual Access Point yang terbentuk memiliki channel frequensi yang sama dengan AP induk nya, walaupun SSID yang berbeda.

kita juga bisa membuat DHCP server untuk masing masing virtual interface yang terbentuk.

Lab 22. setup koneksi wireless (mikrotik).

koneksi terjadi antara acces point (AP) dengan satu atau lebih station atau client,
koneksi terjadi apabila ada kesamaan dalam SSID dan juga kesamaan band nya. station secara otomatis akan mengikuti channel frekuensi pada acces point (AP). staion hanya dapat melakukan scan AP dengan list channel frekuensi yang di set pada station.

mode wireless mikrotik dapat di kelompokkan menjadi 2, yaitu :
AP Mode
  • AP-bridge = yaitu wireless difungsikan sebagai acces point.
  • Bridge = hampir sama dengan ap bridge, namun hanya bisa di koneksikan oleh 1 station/client saja, mode ini biasanya digunakan untuk point to point.
Station Mode
  • Station = scan dan connect AP dengan frequensi dan SSID yang sama, mode ini tidak dapat di bridge.
  • Station-WDS = sama seperti station, namun membentuk koneksi WDS (wireless distribution system) dengan AP yang menjalankan WDS.
  • Station-pseudobridge = sama seperti station, dengan tambahan mac address translation untuk fungsi bridge.
  • Station-pseudobridge-clone = sama seperti station pseudobridge, namun menggunakan station-bridge-clone-mac address untuk koneksi ke AP.

special Mode
  • allignment-only = mode trasmit secara terus menerus digunakan untuk positioning antena jarak jauh.
  • nstreme-dual-slave = digunakan untuk system nstreme-dual.
  • WDS-slave = sama seperti AP bridge, namun melakukan scan ke AP dengan SSID yang sama dan melakukan koneksi dengan WDS. apabila link terputus, akan melanjutkan scanning.

nah sekarang kita akan mencoba koneksi AP wireless:
buatlah koneksi antara AP dan client berpasangan antara dua router.

salah satu menjadi AP, salah satu menjadi station, samakan SSID, frekuensi dan band nya.
setting di AP:

 setting di station:

tambahkan IP address pada masing-masing wlan pad AP dan station,
IP AP.

IP Station.
dan pastikan link sudah terkoneksi dan dapat dilakukan ping ke masing masing IP address.
cobalah gunakan tool freq. usage dan snooper untuk mencari signel frekuensi yang maksimal (ccq tertinggi).
lakukan tes ping, dan banwidth menggunakan tool>banwidth test.

Lab 21. wireless encryption mikrotik.

untuk pengamanan koneksi wireless, tidak hanya cukup dengan Mac-filtering, karena data yang lewat ke jaringan juga bisa di ambil dan analisa.
terdapat metode keamanan lain yang dapat di gunakan.
antara lain yaitu :
- authentication (WAP-PSK, WPA-AEP).
- Encripsi (AES, TKIP, WEP ).
- Tunnel
jika ingin pilihan wireless encription terdapat pada menu wireless > security profile.

Lab 20. MAC address filtering mikrotik.(wireless)

kali in kita akan mencoba memfilter dengan mac address yaitu dengan alamat yang di bawah oleh perangkat nya.

kita akan coba untuk memfilter mac address agar koneksi point to point anda dengan partner tidak mudah di kacaukan oleh koneksi lain.

jangan lupa memasukkan data mac address wireless partner ke list yang benar , jika sebagai station masukkan dalam konnect-list, apabila sebagai AP masukkan dalam access-list.

untuk setting wireless pada AP, default authenticate harus di uncheck, agar tidak semua client bisa terauthentikasi secara otomatis.

Lab 19. Tranparent DNS firewall, (mikrotikOS).

disini kita akan menredirect semua traffic dns request menjadi ke DNS nawala.
jadi jika ada yang nyambung ke internet ke youtube misal nya, maka lari nya akan ke web sita nawala.
dengan bayangan topologi seprti berikut.


buatlah rule untuk redirect port 53 baik itu protocol TCP dan UDP, pada menu  IP>firewall >NAT:
chain=dst.nat to-ports=53 protocol=udp dst.port=53 action=dst.nat to-
dan
chain=dst.nat to port=53 protocol=udp dst-port=53 action=dst-nat to-address=180.131.144.144
 action yang di pake "dst-nat"rule ini akan memaksa semua user yang menggunakan DNS apapun pada PC nya akan di ganti dengan dns server nawala ,rule ini me redirect semua request port 53 ke IP 180.131.144.144 port 53.

cobalah akses web porno, seperti playboy.com dll.

cobalah ganti dns laptop menggunakan dns google 8.8.8.8, apakah masih bisa digunakan untuk membuka situs porno..?

tranparent dns ini juga bisa dilakukan dengan cara membolehkan semua traffic request dns (port 53) dari user ke IP dan port 53 internal router. nat action yang di gunakan adalah "redirect" atau "dst.nat".
dalam hal ini DNS router harus diset dulu ke server yang kita inginkan ( misal ke DNS nawala ), dan check pilihan allow remote request pada menu  IP>DNS>DNS setting.
cobalah akses kembali domain2 yang berbau porno. :P.

Lab 18 . Membuat Rule untuk DMZ mikrotikOS.

DMZ gan,itu adalah suatu service tertentu dalam zona prifat (local area Network) yang dapat di akses dari luar (internet) dengan metode port forwarding.
disini kita akan mencoba salah satu web server kita di jaringan lokal, dapat di akses dari lua, yaitu dari internet.

coba fungsikan salah satu dari client pada LAN 1 sebagai web server yang bisa di akses dari IP luar (WAN).
topologinya adalah sebagai berikut.

jalankan web server di laptop anda dengan program WAMP,XAMP, dll.

agar web serer dalam jaringan LAN 1 bisa di aksesdari luar, maka harus di buatkan rule dst.nat pada menu IP> firewall >NAT.

rule ini dapat di artikan jika kondisi traffic menuju jaringan yang di NAT (LAN 1), pada protocol TCP port 80 ( http ), maka di arahkan ke web server pada LAN 1.
untuk mencoba hasil dari dst.nat coba diakses IP wlan 1 router peserta 1 via web broswer dari LAN 2,
coba non aktifkan rule dan akses kembali , apa yang akan terjadi..?
. (perhatikan topologi yang di atas)